Lama Norla

Pengantar Praktik Hati Guru Norlha: Hujan Permata (A Shower of Jewels)

Hormat saya kepada Guru Padma Kara Ye,

Tubuh kebahagiaan agung yang primordial dan tak berubah,

Suara singa yang mengaum dalam bahasa Brahma,

Pikiran yang tak tergoyahkan, melampaui ucapan, pemikiran, dan ungkapan.

Mengingat kebaikan-Mu, Padma Kara, saya membungkuk memberi hormat kepada-Mu.

Sosok yang kebaikannya tiada tara bagi para Dewa dan manusia, pemegang takhta Buddha Shakyamuni yang tiada tandingannya, sosok dengan kebaikan agung bagi Tibet—negeri yang gelap—sang guru Padmasambhava atau Guru Rinpoche, memiliki aktivitas tak terhingga demi semua makhluk hidup. Aktivitas utama Beliau adalah memutar Roda Dharma yang Suci. Di antaranya, terutama demi manfaat para murid di masa depan, Beliau menyembunyikan Dharma yang mendalam dan luas, serta harta karun pembebasan (terma) dengan empat aspek pembebasan dalam bentuk harta karun. Beliau mengunjungi banyak tempat, termasuk Tibet, Nepal, Bhutan, Sikkim, dan lainnya bersama 25 murid utamanya, dan menyembunyikan harta karun yang tak terhitung jumlahnya. Beliau menyembunyikan setiap harta karun, menetapkan pelindung untuknya, dan menyegelnya secara tak kasat mata dengan pengamanatan dari para Pelindung Dharma hingga tiba waktunya harta tersebut diungkapkan oleh pengungkap harta karun (tertön) yang memiliki hubungan karmik yang tepat. Sebagaimana Beliau berdoa dengan belas kasih, 108 pengungkap harta karun yang diakui dan terkenal muncul di dunia.

Di antara mereka, Tertön Dechen Chokgyur Lingpa adalah yang paling terkenal. Beliau mengungkapkan banyak harta karun, tetapi yang paling terkenal adalah Praktik Hati Guru untuk Menghilangkan Seluruh Rintangan atau dikenal sebagai Guru’s Heart Practise Dispeller of Obstacles. Secara umum, Guru Rinpoche dikenal dengan delapan nama (Guru Tsen Gye), tetapi dalam harta karun ini Rinpoche dikenal dengan dua belas nama. Masing-masing dari 12 Guru tersebut memiliki inisiasi (empowerment), metode pencapaian, transmisi, dan instruksi esoterisnya, Guru (petunjuk khusus yang dipahami oleh orang tertentu)  sendiri. Pemberian Inisiasi hari ini adalah mengenai Guru sebagai Perwujudan dari seluruh Istadewata Kekayaan. Inisiasi ini terkandung dalam sub-bab dari terma utama, Guru’s Heart Practise Dispeller of all Obstacles ( Ajaran hati Guru menghilangkan semua halangan)

A) Untuk menjelaskan secara singkat silsilah dan asal-usul harta karun ini, Terma atau perbendaharaan dharma ini tergolong dalam tradisi Nyingma dari Buddhisme Tibet. Dalam tradisi Nyingma, terdapat tiga silsilah utama: Silsilah Panjang dari transmisi lisan, Silsilah Dekat dari Harta Karun (Terma), dan Silsilah Sangat Dekat dari Penglihatan Murni. Harta karun ini tergolong dalam Silsilah Dekat dari Harta Karun.

1) Penjelasan tentang Harta Karun secara umum:

Istilah “harta karun” (terma) mengacu pada sesuatu yang sangat bernilai, perbendaharaan (tempat Kumpulan barang yang berharga), atau substansi yang ampuh. Dari Sutra yang Dimohonkan oleh Raja Naga:

Akan ada empat jenis harta karun yang tak pernah habis:

  1. harta karun agung yang tak pernah habis yang menjaga keberlangsungan silsilah Tiga Permata
  2. harta karun agung yang tak pernah habis dari realisasi dharma yang tak terukur
  3. harta karun agung yang tak pernah habis yang menyenangkan semua makhluk
  4. dan harta karun agung yang tak pernah habis seluas angkasa

Ini menggambarkan sifat atau karakter dari terma.

2) Kebutuhan untuk menyembunyikan harta karun:

Dinyatakan dalam Sutra tentang Kumpulan Sempurna Seluruh Dharma:

Ananda, agar dharma bertahan lama, tuliskan ajaran-ajaran ini dalam buku-buku, sembunyikan sebagai harta karun, dan hormati mereka. Mereka yang menemukannya akan memperoleh sepuluh harta karun. Apakah sepuluh harta karun itu?

  1. Karena mereka akan mencapai mata Buddha, mereka akan memperoleh harta karun melihat sabda Buddha.
  2. Karena mereka akan memperoleh wujud manusia atau deva
  3. mereka akan memperoleh harta karun mendengarkan dharma
  4. Karena mereka akan menemukan Sangha yang tak tergoyahkan, mereka akan memperoleh harta karun melihat sangha
  5. Karena mereka akan menemukan permata indah, mereka akan memperoleh harta karun kekayaan yang tak pernah habis
  6. Mereka juga akan memperoleh harta karun wujud tubuh dengan seluruh tanda dan ciri agung
  7. harta karun bantuan dari sesama
  8. harta karun ingatan yang penuh keyakinan
  9. harta karun kemenangan tanpa rasa takut atas serangan luar
  10. harta karun kebajikan yang dengannya mereka dapat menyokong semua makhluk.

Ini menggambarkan kebutuhan untuk menyembunyikan harta karun sebagai terma.

3) Alasan menyimpan harta karun, Dharma, wadah harta karun, dan seterusnya, sebagaimana dinyatakan dalam Teks Utama:

Setelah Parinirvana-ku, seluruh relikku akan bertambah banyak.

Kebangkitan Kebuddhaan ini akan terus dijaga.

Ini akan dituliskan dan ditempatkan dalam wadah-wadah.

Mereka akan disembunyikan di dalam stupa, tanah, bebatuan, gunung-gunung,

Dan di tangan para Deva dan Naga.

Para Penjaga Sutra ini akan mengadopsi perilaku para deva.

Di masa depan mereka akan menanggalkan identitas kasta mereka,

Mengambil kebangkitan Kebuddhaan ini, dan memenuhi harapan para makhluk.

  • “Ini akan dituliskan dan ditempatkan dalam wadah-wadah” menggambarkan terma dan peti terma.
  • “Mereka akan disembunyikan di dalam stupa, tanah, bebatuan, dan gunung-gunung” menggambarkan tempat-tempat penyembunyian.
  • “Dan di tangan para deva dan naga” menggambarkan para pelindung terma.
  • “Di masa depan mereka akan menanggalkan identitas kasta mereka dan mengambil kebangkitan Kebuddhaan ini” menggambarkan para tertön.

“Dan memenuhi harapan para makhluk” dengan jelas menggambarkan manfaatnya bagi semua makhluk.

B)1) Sumber utama dari Praktik Lama Norla ini terdapat dalam Guru’s Heart Practise Dispeller of Obstacles.

Sebagaimana dinyatakan dalam Doa Terkenal yang Menghilangkan Seluruh Rintangan dari Jalan (Barché Lamsel):

Ketika para Pelindung yang telah disumpah memegang teguh ikrar mereka,

Di tempat kekuasaan tertinggi yang murni dan memikat itu,

Tepat di perbatasan India dan Tibet,

Engkau memberikan pemberkahanmu, dan begitu Engkau tiba,

Gunung menjadi harum, aroma manis berembus di udara,

Bahkan di musim dingin bunga teratai bermekaran,

Dan mengalir mata air yang disebut ‘Nektar Pencerahan’.

Di tempat yang supreme dan suci ini, yang diliputi dengan kebahagiaan agung,

Oh Kyéchok Tsul Zang, yang mengenakan jubah Dharma,

Tangan kananmu memegang vajra berbilah sembilan,

Tangan kirimu memegang kotak permata,

Yang penuh melimpah dengan eliksir rakta.

Engkau mengikat dalam janji para ḍākinī dan pelindung yang menjaga ikrar mereka,

Dan Anda mencapai siddhi untuk menyaksikan yidam, bertatap muka sang Yidam.

Hal ini menunjukkan bahwa pada waktu tertentu tersebut, Sang Master yang berharga dikenal sebagai Kyekchok Tsulzang saat itu Beliau memberikan manfaat bagi para makhluk di tempat suci Chu Mig Jangchub di Nepal.

2) Alasan mengapa seluruh Dewa Kekayaan menyatu dalam diri master yang berharga.

Dari doa “Pengabulan Spontan Seluruh Harapan” (Sampa Lhundrupma) yang menyatakan:

Ketika alam berbalik menentang kita, dan sumber daya bumi memudar;

Ketika makhluk hidup tersiksa oleh wabah kelaparan,

Tanpa keraguan atau keraguan sedikit pun kami berdoa:

Oh Guru Rinpoche, bersama seluruh Dākinī dan Istadewata kemakmuran-Mu,

Engkau akan melenyapkan seluruh kemiskinan, seluruh kelaparan dan kehausan—akan hal ini kami tidak ragu.

Kitab suci ini membuktikan bahwa Sang Master yang berharga adalah hakikat dari seluruh Istadewata kekayaan yang terhimpun menjadi satu.

3) Pengungkap Harta Karun dan tempat pengungkapan:

Sebagaimana dinyatakan dalam catatan akhir Doa yang Menghilangkan Seluruh Rintangan dari Jalan (Barché Lamsel):

Tanpa keraguan sedikit pun, pengungkap harta karun agung Orgyen Chokgyur Dechen Lingpa memanifestasikan diri secara khusus untuk zaman itu. Dari bawah kaki Sang Maha Dahsyat di pintu Danyin Khala Rong, beliau mengungkapkan ‘Kitab Petunjuk Instruksi Lisan Inti: Permata Pengabul Keinginan’ dari ‘Praktik Hati Guru: Menghilangkan Seluruh Rintangan’—Lamé Tukdrup Barché Kunsel. Doa ini membentuk praktik luar dari pengungkapan ini.

Ini menunjukkan bahwa Orgyen Chokgyur Dechen Lingpa adalah pengungkap harta karun (tertön) dan tempat pengungkapannya adalah gua berbatu yang dikenal sebagai ‘Nyida Kala Rong go’ di tanah salju Tibet.

4) Alasan untuk menghilangkan rintangan luar, dalam, dan rahasia seseorang, cukuplah dengan berdoa hanya kepada Guru Akar.

Hal ini dikarenakan Guru Akar adalah perwujudan dari seluruh Tiga Permata; dengan tubuh guru sebagai Sangha (sumber aktivitas pencerahan para Dakini dan pelindung Dharma), ucapan guru sebagai Dharma (sumber pencapaian Istadewata Yidam), dan pikiran guru sebagai Buddha (sumber pemberkahan dari Guru Akar).

Guru akar, yang merupakan perwujudan tunggal dari Tiga Permata dan Tiga Akar, adalah seperti permata pengabul harapan yang mengabulkan seluruh harapan yang didambakan. Seperti halnya jika seseorang berdoa kepada permata berharga dengan pengabdian yang terpusat, ia akan secara cepat mencapai pencapaian awam dan agung. Telah tersohor di seluruh sutra dan tantra bahwa bermeditasi pada satu Guru Akar jauh lebih kuat dan cepat dibandingkan bermeditasi pada ribuan yidam dan Pelindung Dharma.

Lebih jauh lagi, Guru Yang Berharga atau Guru Rinpoche sangat cepat dan kuat dalam aktivitas pencerahannya selama zaman kemerosotan ini. Sebagaimana dinyatakan dalam doa “Pengabulan Spontan Seluruh Harapan” (Sampa Lhundrupma):

Selagi tubuh kebijaksanaan-Mu menaklukkan para rakṣasa di barat daya,

Engkau memandang semua makhluk di mana pun berada dengan belas kasih,

Penuntun yang megah bagi makhluk perasa yang tersesat oleh kebodohan batin,

Dengan mahir Engkau mengajar mereka, meski emosi mereka begitu sulit dijinakkan.

Yang Maha Pengasih, cinta-Mu tak pernah berubah dalam kebaikan dan kepeduliannya:

Kini, ketika zaman kemerosotan yang gelap ini mencapai titik terdalamnya,

Pada fajar dan senja Engkau datang bagi mereka yang memiliki devosi kepada MU,

Menunggangi sinar dari matahari yang terbit dan terbenam,

Dan pada setiap hari kesepuluh bulan purnama, Engkau hadir secara langsung.

Yang Maha Pengasih, Engkau bertindak dengan kekuatan yang tak terbatas untuk menolong para makhluk:

Kini di zaman kegelapan ini, zaman konflik, era terakhir dari lima ratus tahun,

Lima racun emosi negatif tumbuh semakin ganas dalam diri semua makhluk —

Tanpa kendali kita menuruti emosi merusak, dan membiarkan racun menguasai pikiran kita.

Pada saat seperti ini, biarlah belas kasih-Mu menjadi perlindungan dan naungan kami.

Yang Maha Pengasih, Engkau menuntun mereka yang memiliki devosi ke alam yang lebih tinggi:

“Bagi mereka yang memiliki keyakinan, Padmākara (Guru Padmasabhava) selalu hadir bersemayam di atas kepala mereka”.

Guru sendiri bersabda bahwa jika Anda berdoa dengan keyakinan dan pengabdian yang terpusat, Beliau akan selalu menjaga Anda dengan belas kasih, menghilangkan rintangan luar, dalam, dan rahasia, memberkahi Anda, serta menganugerahkan pencapaian awam dan tertinggi. Ini adalah wasiat terakhir Beliau.

5) Cara memohon kepada Guru yang sangat berharga:

Sebagaimana dinyatakan dalam Permohonan Wasiat Guru Rinpoche:

Aku mengingat kebaikan-Mu, Oh Guru Rinpoche yang berharga,

Harap simpan aku dalam batin-Mu sebagaimana janji-Mu.

Di zaman kemerosotan ini, aku tidak memiliki harapan lain,

Pandanglah aku dengan penuh kasih, Oh nirmankaya dari Orgyen,

Dengan kekuatan, kemampuan, dan daya-Mu, cegahlah masa-masa gejolak ini,

Anugerahkanlah padaku inisiasi agung dari pemberkahan dan kebijaksanaan,

Tingkatkanlah pengalaman dan realisasiku,

Dan berikanlah aku kekuatan untuk memberi manfaat bagi ajaran dan para makhluk,

Sehingga aku dapat mencapai Kebuddhaan dalam satu kehidupan ini.

Dan dalam Permohonan Pengabulan Harapan:

Dengan pengabdian mendalam, rasa hormat, dan kerinduan,

Tanpa keraguan atau keraguan sedikit pun, aku memohon kepada-Mu.

Dan dari sumber yang sama:

Para pengikutku yang ingin meninggalkan samsara,

Bermohonlah secara terus-menerus dengan pengabdian dan rasa hormat,

Dalam nada kerinduan yang terpusat pada satu titik,

Seperti seorang anak yang memanggil orang tuanya,

Dalam suara merdu seperti bunyi kecapi atau seruling,

Sepanjang siang dan malam, dalam enam periode waktu.

6) Jika Anda memanjatkan permohonan yang tulus kepada Lama (Guru Akar kita masing masing), seluruh rintangan luar, dalam, dan rahasia pasti akan hilang. Ini adalah metode unik dari Mantrayana. Alasan utamanya adalah karena Lama merupakan pemegang takhta dari tubuh, ucapan, dan pikiran seluruh Buddha; dan tubuh, ucapan, serta pikiran Lama adalah hakikat dari Tiga Permata dan Tiga Akar.

Khususnya, dari kebenaran mutlak, hakikat dari tubuh, ucapan, dan pikiran Lama tidak terpisahkan dari seluruh makhluk , bagaikan air yang dituangkan ke dalam air, sebagaimana dikenal luas dalam seluruh sutra dan tantra.

Untuk menyatukan tubuh, ucapan, dan pikiran seseorang dengan tubuh, ucapan, dan pikiran Lama (Guru Akar kita masing masing) , Guru Yoga adalah jalan yang cepat dan sangat terberkati untuk menyadari pikiran sendiri sebagai Buddha yang nyata. Dengan mengandalkan Lama, Anda dapat menyadari bahwa tubuh, ucapan, dan pikiran Anda sendiri sejak awal telah menjadi hakikat dari tiga kaya.

Dengan demikian, seluruh rintangan luar (seperti terganggunya empat elemen, rintangan yang disebabkan manusia dan bukan-manusia), rintangan dalam (seperti tiga kegelapan batin yang menyebabkan saluran (nadi), angin (prana/chi), dan tetesan (bindu) menjadi tidak berfungsi), serta seluruh rintangan rahasia (seperti ketidaktahuan yang menghalangi Anda menyadari bahwa pikiran Anda adalah Buddha), beserta seluruh rintangan duniawi dan transcendent (spiritual), dapat diatasi hanya dengan memanjatkan permohonan yang tulus kepada lama. Dengan melenyapkan seluruh rintangan ini, seseorang dapat dengan cepat mencapai tingkat KeBuddhaan yang tak tertandingi. Ini adalah metode unik dari Vajrayana Rahasia.

7) Alasan mengandalkan dan memohon kepada Guru Keychok Tsulzang atau dikenal sebagai Lama Norla:

Sebagaimana dinyatakan dalam Kitab Inisiasi yang dikenal sebagai Untaian Mutiara(The Pearl Rosary):

“Lagipula, seluruh kualitas dari status tinggi dan kebaikan pasti bergantung pada kekayaan. Tathagata pertama-tama menyampaikan pentingnya kedermawanan; dan dengan cara yang sama, para putra berbudi yang ingin mencapai tahap pertama dari jalan penglihatan, tahap pertama dari pengetahuan sempurna, langkah pertama menuju keMaha Tahuan, juga bergantung pada sebab kesempurnaan kedermawanan. Persembahan kepada objek penghormatan yang paling mulia yaitu Sangha, kebutuhan akan makanan, pakaian, dan tempat tinggal, semuanya bergantung pada kedermawanan para donor dan kekayaan orang-orang berkecukupan. Selama praktik mandala Vajrayana, pengumpulan sumber daya yang pasti dan lengkap, kebutuhan akan ribuan ons emas diperlukan, dan seterusnya. Secara singkat, pengumpulan jasa kebajikan sebagian besar didasarkan pada kekayaan.”

Sebagaimana dinyatakan dalam teks:

Dengan demikian, dengan usia panjang dan kecerdasan, ketika bebas dari rintangan mendadak, pencapaian pada kehidupan ini dan kehidupan berikutnya dapat dengan mudah diselesaikan. Ornamen ajaran suci dan landasan ajaran manusia semuanya muncul dari kekayaan; metode untuk menarik keberuntungan kekayaan diajarkan dalam sarana pencapaian kekayaan, yaitu Bejana Emas Kekayaan.

Sebagaimana disebutkan, untuk pencapaian kekayaan, terdapat praktik yang tak terhitung jumlahnya dari kitab suci Buddha lama maupun baru serta teks terma yang mengandalkan Dewata duniawi dan Para Dewata yang melampaui Duniawi. Namun di sini, praktik ini paling istimewa karena merupakan esensi inti paling mendasar dari Raja Dharma Agung dari Oḍḍiyāna, yang muncul dari siklus Dharma Praktik Hati Guru untuk Menghilangkan Semua Rintangan( Guru’s Heart Practice to Dispel All Obstacles.).

Naskah tersebut menyatakan:

“Dengan demikian, instruksi paling mendasar yang paling mudah untuk mengabulkan seluruh pencapaian yang diinginkan, pencapaian kekayaan Bejana Permata Pengabul Keinginan, esensi dari keagungan yang mulia, didasarkan pada tantra agung dari seluruh Istadewata kekayaan, serta dhāraṇī dan instruksi Ajaran Tersembunyi, dan diajarkan secara mendalam dan penuh kebahagiaan.

“Hanya dengan memilikinya saja akan menganugerahkan pencapaian nyata berupa harta karun berharga. Apalagi jika mempraktikkan dan menerapkannya, itu akan mendatangkan kekayaan tanpa batas. Sebelumnya, berbagai instruksi telah diajarkan, seperti Rumah Permata, Perbendaharaan Permata, dan Awan Permata, tetapi mereka disajikan secara terpisah dan tidak digabungkan seperti ini.

“Ini adalah esensi yang lengkap dan luar biasa dari semuanya. Dan kini, dengan para penguasa saat ini beserta wilayah mereka yang berkembang pesat, serta di masa depan ketika rakyat Tibet yang miskin dan menderita berada dalam kondisi serba sulit, Aku, Padmākara (Guru Padmasambhava) yang muncul dengan sendirinya, telah menyampaikan ini dengan belas kasih agung. Ketika waktunya tiba dan wadahnya telah siap, dengan mengingat kondisi saat ini, instruksi mendalam ini akan ditegakkan. Ini harus dijaga sangat rahasia dan disebarluaskan, dan melalui itu, seluruh tanah Tibet, dari perbatasan hingga ke pusat, akan berkembang pesat dengan seluruh kekayaan yang diidamkan.”

Sebagaimana yang telah dipuji, karena seluruh kebajikan keberadaan dan kedamaian hanya bersandar pada guru, metode luar biasa untuk menyelesaikan Guru Teratai , Guru dari semua praktisi Dharma di Tibet, yang merupakan perwujudan dari seluruh Akar, silsilah, dan Istadewata kekayaan dianugerahkan melalui inisiasi dari praktik ini.

8) Pada akhirnya, apakah hasil puncaknya?

Sebagaimana dinyatakan dalam Esensi Inti Ringkas dari Doa Silsilah:

Melalui pemberkahan dari permohonan yang tekun ini,

Di dalam jantung samudra keberuntungan murni yang berpusar,

Permata pengabul keinginan yang hadir secara spontan bersinar terang,

Mewujudkan manfaat serta kebahagiaan sementara maupun yang sejati

Menjelma dengan mudahnya, bercahaya penuh keagungan, memenuhi seluruh harapan kami.

Oleh karena itu, dengan membuat permohonan yang terpusat kepada Guru, Istadewata Kekayaan, beserta para pengiringnya, melalui kekuatan dan pemberkahan dari permohonan: Dalam bentangan hakikat primordial yang selalu murni dari seluruh fenomena, di tengah-tengahnya terdapat samudra luas kekayaan batin, keagungan, dan kekayaan, di sana terdapat pusaran intisari nectar kebahagiaan dan kebaikan.

Dari sana, permata pengabul keinginan yang berharga bersinar dengan kecemerlangan seribu matahari, di mana seluruh ekspresi fisik dan verbal, serta seluruh pemikiran batin sepenuhnya ditenangkan secara sempurna, tanpa menyisakan jejak kerja keras atau perjuangan. Memiliki kualitas pencerahan dari tindakan spontan, tanpa upaya memenuhi keinginan seluruh makhluk.

Semoga seluruh makhluk , dalam kehidupan ini juga, menikmati buah dari kesehatan yang baik, umur panjang, dan kekayaan yang melimpah, serta pada akhirnya bersama seluruh makhluk lainnya mencapai tingkat Dharmakaya, Yang Maha Baik (Samantabhadra), atau Vajradhara Agung. Dan dalam seluruh kehidupan, semoga mereka melayani sebagai bodhisattva, terus-menerus berjuang demi manfaat dan kebahagiaan seluruh makhluk, dan semoga tidak ada lagi rintangan, melainkan hanya keberuntungan di setiap waktu dan keadaan; dan semoga aspirasi murni dari semua makhluk, baik diri sendiri maupun yang lain, terpenuhi tanpa upaya, dan semoga keagungan aspirasi mereka selalu bersinar. Ini adalah aspirasi dan hasil akhirnya.

Ditulis dan disusun oleh Acharya Karma Topden dari Institut Rumtek Karma Shri Nalanda, 10/6/2026.

Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesianoleh Zheng Wei Chi dan Ellen